Perindo Berpeluang Menjadi Partai Besar

46Ahmad-RofiqPALANGKARAYA – Sekjen DPP Partai Perindo Ahmad Rofiq mengatakan, partainya di Kalimantan Tengah (Kalteng) harus bisa bergerak cepat karena partai ini mempunyai potensi menjadi partai besar.

“Dilihat dari banyak aspek, Perindo sangat memiliki keunggulan,” ujar Rofiq saat memberikan pengarahan rapat konsolidasi DPW Perindo Kalteng di Palangkaraya, kemarin. Dalam rapat konsolidasi tersebut dihadiri seluruh pimpinan teras DPW, 14 DPD dan sebagian DPC dari berbagai daerah di wilayah Kalteng.

Yang menarik, komposisi kepengurusan di DPW maupun di DPD diisi oleh orang orang yang memiliki background ketokohan yang kuat, baik profesional, pengusaha, politisi dan mantan birokrat. Menurut Rofiq, masa depan Perindo dengan ketokohan HT (Hary Tanoesoedibjo) memiliki peluang sangat besar.

Mengapa? HT berangkat membangun partai dengan idialisme yang kuat untuk membuat perubahan bangsa yang lebih baik. Selain itu, HT memiliki dukungan media yang sangat kuat sehingga akan menjadi benefit positif bagi perkembangan partai di masa depan.

Yang juga menjadi harapan besar bagi perkembangan Partai Perindo, karena saat ini masyarakat mulai jenuh dengan keadaan yang makin memburuk, sehingga kehadiran partai baru bisa melahirkan semangat baru bagi masyarakat yang mengharapkan perubahan besar bagi Indonesia mendatang.

“Maka seluruh kader Partai Perindo di Kalteng harus optimis dan bekerja keras untuk memanfaatkan peluang-peluang yang sangat besar untuk menjadikan Perindo menjadi partai besar yang modern,” ujar Rofiq. Konsolidasi di Kalteng ini merupakan bagian dari upaya Partai Perindo memperkuat struktur dan infrastruktur partai di daerah.

Perindo menargetkan lolos verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) sehingga bisa ikut berkompetisi pada Pemilu 2019 mendatang. Tahun ini Perindo menargetkan struktur kepengurusan sudah terbentuk di seluruh provinsi, kabupaten/kota, bahkan hingga kecamatan dan desa.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengatakan, dalam membangun struktur dan infrastruktur, ada beberapa pendekatan yang dilakukan Perindo, antara lain mempersiapkan sistem berbasis teknologi internet. Setiap pengurus DPP, DPW, dan DPD Perindo diharuskan mengerti internet demi memperlancar komunikasi.

Selain memperkuat sistem teknologi informasi (TI), Perindo juga akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang andal. Karenanya, dia meminta agar kepengurusan di daerah diisi orang-orang yang punya kapabilitas. Selanjutnya adalah program kerja. Hal itu penting untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa Perindo merupakan partai yang action oriented sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat.

Target Perindo, menurut HT, selain lolos verifikasi juga merekrut kader minimal 4.275.000 orang. Sebanyak 1,5 juta orang di antaranya adalah pengurus partai. Kemudian 2.775.000 orang merupakan kader penggerak dari program kaderisasi formal yang diambil dari 81.635 desa. Ketua DPP Partai Perindo Bidang Organisasi Syafril Nasution mengatakan, target rekrutmen kader di daerah yang penduduknya di atas 1 juta adalah 2.000-3.000 orang.

Adapun bila di bawah itu, target rekrutmen kader adalah 1.000-1.500 kader. Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Diponegoro Teguh Yuwono menyatakan, sebagai partai baru, Perindo bisa memanfaatkan peluang untuk menjadi partai besar yang diminati masyarakat. Syaratnya, Perindo harus benar- benar mampu menunjukkan diri sebagai partai yang memperjuangkan kepentingan rakyat dengan berbagai programnya.

“Itu perlu diwujudkan agar masyarakat melihat perbedaan pada partai ini,” ujarnya kemarin. Dia melihat kelemahan parpol yang ada sekarang adalah sering mengabaikan gerakan yang orientasinya untuk kesejahteraan masyarakat, terutama kalangan bawah. Selain itu, kecenderungan parpol di Indonesia adalah tidak memiliki kemandirian ekonomi. Kekuatan ekonomi parpol selama ini hanya bertumpu pada kekuatan finansial pendirinya sehingga posisi tawar partai sering lemah.

Mula akmal  

Bookmark the permalink.

3.348 Comments

  1. Mantap Perindo, partainya anak muda